Senin, 01 Agustus 2011

..Ramadhan ketika Dulu ...

               
Sepulang subuh kulihat anakku berlari-lari kecil  keluar dari masjid  "ayah boleh engga' adik main dulu sama mas Dani .." pintanya , .. " boleeh .... " , jawabku..”yeee horee…. “ teriaknya  kemudian kulihat dia berlalu sambil berlari riang.  "hhmmmm riang sekali dalam hatiku... " .
Sejenak setelah anakku berlalu .. terbayang masa -masa di waktu dulu , ketika aku masih kecil. betapa riangnya ketika bulan Ramadhan datang. Setiap subuh sehabis sahur aku dan teman–temanku berjalan kaki menuju masjid , biasanya kami banyak orang dan sepanjang jalan kami bersenda gurau . Di sepanjang jalan kami berteriak- teriak  “bu… sahur bu… sahuuuuur !”. dan kami selalu bercanda tawa sambil saling dorong .  setiap memasuki daerah yang gelap biasanya kakak-kakak kami  selalu menggoda .. “ada hantuuu !” .. sambil menakut–nakuti kami . akan tetapi doktrin bahwa setan dibelenggu pada bulan ramadhan sudah melekat kuat sehingga kami tidak merasa takut.
Setiap bulan puasa identik dengan makanan untuk berbuka puasa ..dulu ketika masih kecil seringkali aku menyimpan buah jambu , gulali , dan makanan –makanan kecil sejak siang hari untuk persiapan berbuka puasa dan disiang hari biasanya kita mencari kesibukan dengan berbagai permainan seperti monopoli,  karambol, kartu, atau bermain diluar… memanjat pohon jambu atau cherrydi sekitar rumah  sampai  jam shalat dhuhur tiba.  Nah setelah itu terkapar tidur … kelelahan … .
Setelah Ashar  biasanya kami keluar berkumpul kembali .., kali ini dengan aktivitas yang lebih berat , setiap sore permainan seperti “bentengan , jumpritan dan gobak sodor “ kita mainkan sampai bunyi “blanggur… “ tanda berbuka puasa  di Kota Malang berbunyi .. lalu kami berlarian menuju rumah masing-masing dengan semangat untuk berbuka puasa .. seperti biasa rasanya semua makanan akan kita sikat habis … tapi kenyataannya baru kolak satu piring perut sudah tak sanggup lagi menampung .. “hmmm betapa nikmatnya … !” 
Shalat maghrib usai makanan berat sudah menanti .. nasi yang masih mengepul .. lauk pauk yang masih panas … mmmm nikmatnya orang berbuka puasa…
Adzan Isya berkumandang kami bergegas berwudlu dan pergi ke masjid  bertemu teman-teman di halaman depan rumah kami,  lalu pergi seperti biasa kami berjalan bersenda gurau saling dorong sampai di masjid.. , hmm sampai di Masjid kegiatan saling dorong terus berjalan , saat sholat isya ternyata kami masih saling dorong .. sampai di tegur bapak takmir masjid .. hemmm indahnya bulan puasa. Shalat taraweh berjalan sampai witir … bertadarus dan lalu kami pulang berlarian dengan riang .. persis seperti anakku tadi yang minta izin untuk bermain dengan teman-temannya .   Hmmmm Indahnya bulan Ramadhan .. Indahnya masa-masa itu dimana kita masih belum banyak berbuat Dosa .. dimana tawa dan canda betul-betul jujur …...
“Ya Allahu yaa Robbi ampunkanlah dosa-dosa kami , dosa-dosa kedua orang tua kami, dosa-dosa keluarga kami ,dosa-dosa saudara-saudara kami yang seiman dengan kami, jauhkanlah kami dari api neraka….. Amiiin..    


(Khusus buat semua teman-temanku semasa kecil ... )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar